Tips dan Trik

If your business is not on Internet,
then your business will be out of business.

Bill Gates benar, saat ini market sudah mempunyai cara baru yang lebih cepat untuk belanja. Mereka lebih nyaman belanja secara online daripada harus buang-buang waktu untuk pergi ke sebuah toko.

Nah, karena itu tidak ada alasan lagi untuk tidak meng-online-kan bisnis Anda, kini saatnya go online atau tutup segera.

1. Daftarkan Bisnis Anda di Marketplace yang Sesuai dengan Kategori Bisnis Anda

Marketplace adalah sebuah platform online dimana penjual dan pembeli bertemu pada tempat tersebut. Penjual produk yang biasa disebut seller akan menjual dan memajang produknya di tempat yang sudah disediakan pada marketplace. Disesuaikan dengan kategori bisnis, saat ini kurang lebih ada 3 jenis marketplace yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat luas. Tapi sebelum mendaftarkan bisnis anda pada marketplace, terlebih dahulu Anda harus menentukan dengan jelas termasuk dalam kategori manakah bisnis yang sedang Anda jalani, lalu disesuaikan dengan 3 jenis marketplace berikut :

B2C (Business to Customer) Marketplace
Marketplace yang satu ini biasanya mempertemukan antara sebuah bisnis dengan customer-nya langsung. Untuk lebih jelasnya, saya berikan contoh : Saat ini Anda mempunyai bisnis di bidang fashion dengan brand A, lalu Anda berencana untuk mengembangkan bisnis dengan brand A ini ke ranah online. Akan sangat tepat jika Anda mendaftarkan bisnis Anda ini pada B2C marketplace. Di antara marketplace yang termasuk dalam kategori ini adalah Lazada, Zalora, Blibli, Mataharimall, dan masih banyak lagi.

C2C (Customer to Customer) Marketplace
Biasanya C2C marketplace mempertemukan antara customer dengan customer. Lebih jelasnya, misalkan Anda mempunyai sebuah produk yang ingin Anda jual baik baru atau bekas, Anda bisa menggunakan C2C Marketplace ini untuk menjual produk tersebut. C2C Marketplace termasuk pada jenis marketplace yang banyak digunakan di Indonesia, karena mempertemukan langsung banyak customer. Marketplace di Indonesia yang termasuk dalam kategori ini di antaranya adalah OLX, Bukalapak, Tokopedia dan yang lainnya.

B2B (Business to Business) Marketplace
Ini termasuk dalam kategori marketplace yang masih jarang di Indonesia. B2B Marketplace mencoba mempertemukan vendor atau supplier dengan bisnis owner atau lebih jelasnya bisnis dengan bisnis secara langsung. Jadi semua keperluan bisnis yang Anda jalani akan banyak ditemukan di marketplace yang satu ini. Misal, saya adalah seorang bisnis owner dari sebuah restoran, saya sedang mencari vendor dan supplier untuk kebutuhan restoran saya. Sebut saja produk yang saya butuhkan adalah meja dan kursi restoran, bahan baku minuman dan yang lainnya, maka saya akan mencari produk-produk tersebut pada B2B marketplace untuk mendapatkan vendor yang terpercaya. Jika Anda merupakan salah satu vendor yang terpercaya tersebut, maka Anda wajib untuk segera mendaftarkan bisnis Anda pada marketplace yang satu ini. Di Indonesia, yang termasuk platform B2B Marketplace bisa dibilang masih jarang. Satu-satunya B2B Marketplace di Indonesia yang terbesar saat ini adalah Ralali.com Buka Toko Gratis di Ralali.com

2. Lengkapi Produk dengan Deskripsi yang Tepat dan Gambar yang Menarik

Jika anda sudah mendaftar di marketplace-marketplace di atas yang disesuaikan dengan kategori bisnis Anda, itu artinya Anda sudah mempunyai toko online. Selanjutnya tugas Anda adalah mengisi dan melengkapi online shop Anda dengan produk-produk yang Anda jual. Pastikan hal-hal berikut Anda lakukan : Lengkapi deskripsi produk agar customer Anda bisa lebih percaya dengan apa yang Anda jual Buatlah gambar produk semenarik mungkin agar bisa dilihat oleh customer dengan jelas Jangan lupa untuk melengkapi detail toko Anda termasuk kontak, alamat toko dan yang lainnya.

3. Datangkan Traffic Ke Toko Anda dengan Menggunakan 3 Cara Berikut

Mungkin sebagian orang menganggap dengan mendaftarkan toko di marketplace lalu melengkapi produk yang dijual, itu sudah cukup untuk jualan online. Itu memang benar, tapi akan lebih baik jika Anda juga mendatangkan traffic ke toko online Anda tersebut. Karena tidak semua marketplace bisa membantu Anda untuk mendatangkan traffic ke toko Anda, kecuali Anda menjadi seller premium mereka. Untuk mendatangkan traffic dengan cara Anda sendiri, lakukan cara mudah berikut : Buat Akun Sosial Media untuk Brand atau Toko yang Anda Punya

Manfaatkan sosial media seperti Facebook, Instagram, Twitter, Linkedin dan yang lainnya untuk memperkenalkan bisnis online Anda dan mendatangkan banyak traffic ke dalam toko yang ada di marketplace tadi. Posting Produk yang Anda Jual di Sosial Media Tersebut

Untuk mengisi postingan-postingan di sosial media, Anda bisa mengisinya dengan postingan yang berhubungan langsung dengan produk, atau memposting sesuatu yang menarik untuk dilihat para audience di sosial media. Manfaatkan Fitur-Fitur Berbayar yang Terdapat di Sosial Media yang Anda Pilih

Jika Anda ingin mendatangkan traffic atau pengunjung lebih banyak dan lebih cepat, manfaatkan fitur-fitur berbayar yang sudah disediakan oleh sosial media yang Anda pilih. Saat ini fitur yang lagi ramai dibicarakan oleh para pebisnis online adalah facebook ads, Anda bisa memanfaatkan fitur ini untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk Anda. Fitur-fitur lain seperti twitter ads, instagram ads, linkedin ads dan yang lainnya juga bisa Anda coba. Sesuaikan dengan jenis bisnis yang Anda jalani dan produk yang dijual. Misal jika Anda berbisnis fashion, Anda bisa mendatangkan traffic melalui instagram dan facebook, jika yang Anda jual adalah produk kebutuhan berbisnis maka Anda bisa memanfaatkan LinkedIn.

4. Pantau Terus Perkembangan Toko Online Anda

Daftar di marketplace sudah, isi produk sudah, dan mendatangkan traffic sudah. Kini saatnya Anda mendapatkan penjualan dari produk-produk yang Anda jual di marketplace tadi. Pantau terus perkembangan toko Anda, lihat produk-produk mana yang banyak diminati melalui fitur-fitur yang sudah disediakan oleh marketplace yang sudah Anda pilih, lalu promosikan kembali ke sosial media untuk mendatangkan traffic dan penjualan lebih banyak.

5. Pastikan Toko Online Anda Tetap Aktif

Untuk sebuah toko offline, agar customer mau mendatangi toko offline Anda, hal yang harus dilakukan adalah membuat toko Anda tetap buka lalu memperkenalkan toko offline tersebut ke calon customer. Begitu juga dengan toko online, Anda tidak cukup hanya mendaftar lalu meninggalkan dan menunggu penjualan. Meskipun memang terkadang selalu ada order yang tiba-tiba dari marketplace, tapi itulah keunggulan marketplace, Anda tidak aktif pun orang-orang tetap mencari dan memesan produk Anda.

Jangan lupa untuk tetap aktif menjawab pertanyaan-pertanyaan customer. Biasanya di dalam marketplace ada fitur untuk chat antara customer dengan Anda. Sebagai pertimbangan, berikut informasi yang kami dapat dari facebook perihal success rate untuk response time.

Suatu halaman atau toko online termasuk dalam kategori “Fast Response” jika memiliki kriteria berikut :

  • Tingkat response pada pertanyaan customer sebesar 90%
  • Waktu response maksimal 15 menit

Anda juga bisa menerapkannya pada toko online Anda di marketplace. Ini memungkinkan terjadinya kenyamanan dan kepercayaan antara Anda dan customer. Jadi, itulah 5 cara mudah untuk jualan online yang bisa Anda mulai sekarang. Selamat berbisnis online!

Daftar dan perluas bisnis anda di Ralali.com, gratis